Dari H+2 hingga H+4 Idul Fitri Jumlah Pengunjung di TNWK Tembus 2.700 Orang

Pengunjung dapat menikmati suasana alam yang indah di TNWK sambil menyaksikan aktivitas gajah-gajah tersebut.

Lampung Timur, Wisata4772 Dilihat

Lampung Timur – Taman Nasional Way Kambas (TNWK), yang dikenal sebagai rumah bagi gajah Sumatra, diprediksi akan mengalami lonjakan pengunjung pada H+6 (Sabtu) dan H+7 (Minggu) Idul Fitri. Sebagai salah satu destinasi wisata alam yang populer di Lampung, TNWK menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung yang ingin melihat langsung kehidupan gajah-gajah jinak yang ada di Pusat Latihan Gajah (PLG).

Menurut Humas Balai TNWK Sukatmoko, taman nasional ini menyediakan berbagai jenis wisata edukatif yang melibatkan gajah-gajah jinak. Pengunjung dapat menikmati suasana alam yang indah di TNWK sambil menyaksikan aktivitas gajah-gajah tersebut. Salah satu atraksi yang dapat dinikmati adalah kesempatan untuk berfoto bersama gajah jinak dan bahkan ikut serta dalam kegiatan memandikan gajah yang dipandu oleh mahot (pawang gajah).

Meskipun demikian, Sukatmoko menegaskan bahwa TNWK tidak menyediakan atraksi gajah, tunggang gajah atau kereta gajah bagi pengunjung. Hal ini bertujuan untuk lebih menekankan pada aspek edukasi wisata, di mana pengunjung dapat lebih memahami aktivitas dan kehidupan gajah secara lebih mendalam. “Kami lebih memberi edukasi kepada pengunjung seputar aktivitas gajah jinak di lokasi pusat latihan gajah ini,” ungkap Sukatmoko.

Puncak kunjungan wisatawan diperkirakan akan terjadi pada akhir pekan, yakni pada Sabtu dan Minggu (H+6 dan H+7 Idul Fitri). Pada periode tersebut, TNWK biasanya ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah yang ingin menikmati liburan di tengah suasana alam yang segar dan menikmati keunikan gajah Sumatra.

Sampai dengan Kamis (hari ketiga libur Idul Fitri), tercatat sebanyak 2.507 orang telah mengunjungi Pusat Latihan Gajah. Pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari sekitar Lampung, tetapi juga dari berbagai daerah di luar provinsi. Sukatmoko menyatakan, “Untuk pengunjung hari Jumat, kami masih melakukan rekapitulasi data.”kata dia.

Selain itu, Sukatmoko juga menjelaskan mengenai tarif tiket masuk untuk pengunjung yang datang ke TNWK. Tiket untuk masuk kawasan TNWK dikenakan biaya sebesar Rp30.000 per orang. Untuk kendaraan, tarif yang berlaku adalah Rp5.000 untuk kendaraan roda dua, Rp10.000 untuk kendaraan roda empat, dan Rp50.000 untuk kendaraan roda enam. Semua tarif ini sudah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2024 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sukatmoko menambahkan bahwa meskipun harga tiket terbilang wajar, pengunjung diharapkan untuk tetap menjaga kelestarian alam dan tidak merusak lingkungan sekitar selama berkunjung ke TNWK. Pihak TNWK juga berkomitmen untuk terus menyediakan layanan terbaik dan menjadikan TNWK sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga edukatif bagi masyarakat. (Red)