Fritz Upayakan Kerjasama Teknologi Pengelolaan Air UM Metro dengan Pemerintah Jepang

Metro – Menindaklanjuti hasil pertemuan jarak jauh (Tele Conference) pada Selasa, 06 November 2019 lalu, antara peneliti Institute for Global Environmental Strategies (IGES) Jepang dengan tokoh masyarakat Kota Metro, Fritz Akhmad Nuzir Fellow Researcher IGES menemui Rektor Universitas Muhammadiyah Metro Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd untuk membicarakan pengajuan Letter of Intent (LoI) untuk Program Kolaborasi City-to-City, Rabu (26/08/2020).

LoI tersebut akan diajukan kepada Mitsubishi Chemical Aqua Solutions Co. Ltd. (MCAS), Jepang.

“LoI dibutuhkan sebagai kelengkapan administrasi untuk pengajuan kerjasama dari perusahaan yang kita tunjuk kepada Kementerian Lingkungan Hidup, Jepang. Rencananya, akhir Agustus ini akan di-submit,” ungkap Fritz.

Fritz menambahkan, upaya tersebut tidak hanya untuk mempromosikan akses ke air minum bersih, tetapi juga untuk mempromosikan pembangunan rendah karbon dengan menggunakan teknologi tersebut di Universitas Muhammadiyah Metro.

Jazim Ahmad mengaku sangat antusias dengan rencana pengembangan teknologi pengolahan air yang akan diajukan.

“Saya dengan senang hati tertarik dengan rencana ini, sudah saya rancang agar dikaji oleh fakultas di kampus ini yang berkaitan dengan pengembangan teknologi pengelolaan air”, ungkap Jazim.

Diketahui, tahun 2014 Kota Metro sudah menjalin kerjasama dengan Kota Kitakyushu, saat itu kerjasama dimulai dengan penandatanganan MoU antara Pemkot Metro dan University of Kitakyushu yang kemudian ditindaklanjuti dengan program Low Carbon Education for Practitioners and Leaders in Urban Sustainability (LCE-PLUS) yang mengundang staf Pemkot Metro untuk training di Kitakyushu. Program ini berjalan selama 2015 dan 2016 sebelum akhirnya terhenti.