Mufti Salim : Dukung Sekolah Desa Payungi University Sebagai Penggerak Pembangunan Desa

Lampung, Kota Metro – Desa memiliki kontribusi yang besar bagi tumbuh kembangnya bangsa Indonesia. Tidak berlebihan jika desa dianggap sebagai penyangga Negara Indonesia.

Mufti Salim selaku Anggota DPRD Provinsi Lampung yang juga maju menjadi Bakal Calon Wali Kota Metro Periode 2021-2026 mendukung Sekolah Desa Payungi University yang digagas oleh Dharma Setyawan yang juga sebagai Penggerak Pasar Yosomulyo Pelangi (Payungi) yang telah diketuai oleh Ahmad Tsauban yang berada di Kota Metro.

Mufti Salim mengatakan, lahirnya UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa menempatkan desa sebagai entitas pemerintahan, komunitas masyarakat, dan sosial budaya yang diakui dalam tata pemerintahan nasional, begitu juga Mufti Salim menerangkan lagi terkait Sekolah Desa harus paham dengan TRILOGI PEMBANGUNAN DESA ada tiga poin yang harus di pahami yaitu : Pengetahuan, Potensi dan Penggerak.

Desa diharapkan menjadi penggerak pembangunan nasional dalam mewujudkan kesejahteraan. ’’Pemerintah pun menggelontorkan dana yang besar ke desa ,’’ ucap Mufti Salim.

Menurutnya, tanggung jawab untuk mengelola dana yang besar itu harus kini ada di pundak kepala desa dan perangkatnya. Di sisi lain, ada kekhawatiran dana tersebut dikelola sembarangan karena kurangnya pengetahuan. Karena itu, kapasitas kades dan perangkatnya menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan di desa.

Dikatakan, lemahnya kapasitas ini akan menempatkan pemerintah desa dan masyarakat desa sebagai pengelola administrasi proyek. Sebaliknya, kapasitas yang kuat akan menjadikan pemerintah desa dan masyarakat desa sebagai sebagai motor penggerak pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.

’’Desa akan mampu menjadi motor transformasi sosial sekaligus memberdayakan masyarakat, ’’tuturnya. Lembaga Pelatihan Beberapa kendala tersebut, lanjut Dharma Setyawan, menjadi latar belakang berdirinya Sekolah Desa Payungi University di Kota Metro.

Sekolah Desa Payungi University merupakan lembaga pendidikan dan pelatihan bagi kades, perangkat desa, dan lembaga maupun perorangan yang peduli terhadap pembangunan dan kemajuan desa. ’’Sekolah Desa Payungi University ini diharapkan memberikan solusi untuk menekan munculnya dampak dari kelemahan tadi,’’ katanya.

Menurutnya, Sekolah Desa Payungi University itu hadir untuk membantu dan memperkuat kapasitas desa agar tercipta pembaharuan desa. ’’Kami bekerja sama dengan Media Online Madani-News.com dan Great Edu untuk mendukung dalam menyelenggarakan pelatihan ini,’’ ujarnya.

Sebagai pelaku penggerak Sekolah Desa Payungi University, dilaksanakan pelatihan-pelatihan terkait Pengetahuan, Potensi dan Penggerak. Pelatihan yang diadakan oleh Sekoah Desa Payungi University tersebut terus kami gali agar para peserta mengerti tengtang pengetahuan dalam membangaun kemajuan Desa. (Red/Whd)