[Fiksi] Dua Mahasiswa Pascasarjana Lestarikan Kearifan Lokal: Tradisi Srampang Dondong

Bandar Lampung – Dua mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Cinta (UNC) berinisial MR (23) dan AM (26) kedapatan sedang melempari buah kedondong di lokasi samping masjid Kampus Pascasarjana UNC, Sabtu (14/20).

Kedua mahasiswa tersebut melempari kedondong dengan sebatang kayu yang ditemukan di dekat lokasi. Keduanya sempat menghindari awak media saat akan dimintai keterangan, dengan alasan malu dengan umur. Sehingga hanya AM yang akhirnya bersedia.

AM, salah satu pelaku menuturkan, “Terpaksa saya lemparin mas, selain lapar dari pagi cuma makan roti aja, istri masih hamil mas, nggak bisa masak sementara,” pungkasnya.

AM mengaku, selain karena kelaparan, dirinya juga berkelit, bahwa perbuatannya adalah bagian dari upaya melestarikan kearifan lokal.

“Dulu kan kita sering nyrampang (Jawa, red) Dondong mas, ini tradisi yg harusnya dilestarikan. Sayang sekali anak sekarang taunya cuma mainan medsos dan Tik Tok, hehe (tertawa)”, tambah AM.

Secara terpisah, Direktur Pascasarjana Universitas Negeri Cinta menyikapi kejadian tersebut, kedua mahasiswa akan diberikan penghargaan sebagai duta kebudayaan.

“Saya apresiasi kedua mahasiswa tersebut, langka sekali, apalagi tradisi seperti itu (Srampang Dondong, red) memang sudah punah, akan kami berikan penghargaan untuk ke duanya,” tuturnya.

Selain menghubungi Direktur Pascasarjana, tim juga menginformasi ke pihak kepolisian, untuk mengetahui apakah tindakan tersebut tergolong sebagai pidana. Sampai berita ini ditulis, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here