Serba Kalah

Penulis: Arif Chandra

Ciri sebuah istana yang maju selain dari pembangunan gedung yang kualitasnya bagus, tetapi pembangunan SDM juga harus terus berlanjut agar tidak tertinggal dengan yang lain. Persaingan yang semakin ketat harus disadari sebelumnya supaya siap dalam melakukan strategi yang mampu menjawab tantangan persaingan tersebut.

Jika dilihat dari bangunan istana yang dimiliki jelas kalah dibanding dengan yang lainnya, mereka mampu membangun lebih dari yang kita rencanakan dan yang paling penting bangunan mereka kokoh sesuai dana yang dimiliki. Pembangunan seharusnya dapat berjalan sesuai dengan rencana, apabila semua elemen yang terkait saling bekerjasama, bersikap transparan dalam menghadapi problem, disiplin maupun bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang mereka lakukan.

Istana yang di buat dari bambu akan terasa lebih kokok dibandingkan dengan istana yang terbuat dari bahan paralon yang didalamnya tidak diberikan besi dan semen. Kualitas dari bangunan sering ditipu tampilan dari luarnya, tidak peduli bahwa bangunan tersebut dapat bertahan berapa lama. Selain itu, perlu dalam pemeliharaan bangunan yang di buat menjadi bangunan tersebut akan awet atau tahan lama. Jangan sampai bangunan seperti sampah plastik yang hanya digunakan ketika awalnya saja ketika membukus makanan.

Ketika istana yang mereka buat mengalami kemandegan maka perlu untuk ditelusuri bagaimana bisa terjadi. Umumnya bangunan mirip seperti pekerja membajak sawah. Mereka di bayar ketika membajak sawah dan petani dapat menanam padi yang telah dibajak, dan itu mereka lakukan terus menerus, tidak ada masalah yang besar yang mengakibatkan sawah yang dibajak berhenti. Semakin banyaknya bangunan yang dimiliki istana tersebut, jelas menjadi istana yang kita miliki akan lebih maju.

Ketika pembangunan istana sudah kalah dengan istana lain, jalan yang terakhir yang membuat istana kita tetap bersaing ialah dari bagian SDM yang dimiliki. Potensi yang ada harus di kembangkan terutama dalam meningkatkan kualitas SDM yang ada dalam istana tersebut. Jika dilihat dari potensi yang ada, sebenarnya kita tidak kalah dengan istana yang lain, akan tetapi ketidakberdayaan akan situasi yang ada menjadi kita sulit untuk berkembang.

Ruang-ruang untuk berfikir kritis perlu dikembangkan menjadikan pemikiran baru akan muncul. Pemikiran yang di rencanakan sekarang apabila tidak dituangkan belum tentu esok hari akan sama dengan sebelumnya. Berfikir ketika tidak langsung dijalankan akan menjadi sia-sia.