Penyuluh Agama Kecamatan Sumberejo Isi Pengajian Isro’ Mi’roj

Sumberejo – Jum’at, 13 Januari 2020, Salah Satu Penyuluh Agama Islam dikecamatan sumberejo Menunjukkan sebuah eksistensinya dalam Acara Peringatan Isro’ Dan Mi’roj Nabi Muhammad SAW. Ust. Ali Wafa Merupakan salah satu Penyuluh agama Islam yang ditugaskan Di KUA Kecamatan Sumberejo dan ditempatkan di Pekon Argomulyo dan di Pekon Sidomulyo Berdasarkan Surat Tugas yang disahkan Oleh Kepala Kantor Urusan Agama kecamatan Sumberejo Darmawan, S.Fil.I, M.Ag.

Ust. Ali Wafa Merupakan Salah Satu Penyuluh Agama Islam Jebolan Pondok Pesantren Lirboyo, Secara Keilmuan Agama sudah mumpuni dalam Bidang Hukum Islam, Penceramah ini mulai menunjukkan Eksistensinya Untuk berdakwah dimasyarakat demi memajukan Pengetahuan Umat islam.

Dalam kesempatan yang sangat momen ini Penyuluh ini di undangan ke salah satu acara yang ada di pekon Argomulyo Yaitu Pengajian dalam rangka Mauludan (Isro’ Mi’roj Nabi Besar Muhammad SAW).

Dalam Ceramahnya Beliau Menjelaskan Bahwa kita sebagai umat islam telah mengalami Krisis Sanad dalam belajar dikarena rata rata kita sering mempergunakan media google dalam mencari sumber hukum islam, guru/Kiyai/Ustadz merupakan warasatul Ambiya pewaris para Nabi yang merupakan Guru Penyalur syariat Islam dari kanjeng Nabi muhammad, karena Ilmu Pangeran(Allah) itu tidak bisa dipelajari dipelajari seenaknya kita harus memiliki sanad yang muttasil sampai ke kanjeng Nabi ke jibril jibril ke Allah SWT.

Perupamaan orang orang yang mempelajari Ilmu Tanpa Guru itu diperumakan seperti orang bawa kayu pada malam hari dalam suasana gelap gulita tanpa cahaya sedikit pun apakah orang tersebut menginjak  dan membawa kalajengking, ular, ulat dan sesuai apa yang dia bawa, karena orang yang belajar tanpa guru tidak ada yang mengingatkan kalau dia itu salah atau tersesat dalam penafsiran, dan nanti kita akan dimintai pertanggung jawaban terdapat apa yang kita  pelajari, kita sebagai umat Islam Harus Hati hati dalam mengambil Ilmu dari siapa ilmu itu kita dapatkan.

Dan dalam Pengajian Isro’ Mi’roj Ali Wafa Menyampaikan Bahwa Kita Harus Senantisa Memperbaiki Kualitas Shalat kita jangan hanya sekededar kuantitas dalam beribadah tetapi harus didasarkan dengan Kualitas karena dalam Peristiwa Isro’ Mi’roj umat manusia diperintahkan untuk Shalat 5 Waktu ( Maghrib, Isya’, Subuh, Zuhur & ashar) yang pahalanya lebih dari Seribu Rakaat.

Hadir pula dalam acara tersebut Camat Sumberejo Hi. Mujiono, S.Km, MM. Hi Mujiono dalam momen tersrbut menghimau warga untuk menjaga kebersihan sebagai upaya dalam mencegah maraknya penularan Virus Corona. (AM)